Nasional

Istri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

69a64b823bea9-ilustrasi-gedung-kpk_gemini_1265_711-1

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Rista Mardiana dalam Penanganan Dugaan Korupsi Bekasi

Faktanaya.com – Komisi Pemberantasan Korupsi akan kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Rista Mardiana, istri anggota Polri Yayat Sudrajat, dalam penyidikan dugaan korupsi proyek pengadaan di Kabupaten Bekasi. Rista semula diminta hadir sebagai saksi pada Senin, 28 September 2026, namun tidak datang untuk memenuhi panggilan tersebut.

Hingga jadwal pemeriksaan berlangsung, penyidik belum menerima penjelasan mengenai alasan ketidakhadiran Rista. KPK menyatakan pemanggilan lanjutan akan dilakukan agar kebutuhan penyidikan tetap dapat dipenuhi.

“Penyidik belum menerima konfirmasi ketidakhadiran yang bersangkutan. Pemanggilan berikutnya akan dijadwalkan ulang,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo.

Penelusuran Aset Menjadi Bagian Penyidikan

Pemeriksaan terhadap Rista berkaitan dengan penempatan sejumlah aset, termasuk rumah yang sebelumnya telah digeledah penyidik. Langkah ini merupakan bagian dari upaya KPK untuk menelusuri dugaan keterkaitan aset dengan perkara pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Penyidik masih membuka kemungkinan adanya aset lain yang perlu diperiksa. Penelusuran tersebut penting untuk memperjelas asal-usul, penguasaan, serta keterkaitan aset dengan dugaan aliran dana dalam perkara yang sedang ditangani.

“Tentu penyidik juga masih akan terus menelusuri apakah masih ada aset-aset lain yang diduga terkait dengan perkara ini,” jelas Budi.

Dalam penyidikan perkara korupsi, pemeriksaan aset dan keterangan pihak yang berkaitan tidak serta-merta menentukan kesimpulan hukum terhadap seseorang. Tahap ini digunakan penyidik untuk menyusun rangkaian fakta, menguji informasi yang telah diperoleh, dan mencocokkan bukti dengan keterangan para saksi.

Keterangan Saksi dari Pemkab hingga Pihak Swasta

KPK telah meminta penjelasan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan proyek pengadaan Kabupaten Bekasi. Mereka berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, kalangan swasta, serta pihak lain yang dinilai mengetahui proses proyek tersebut.

Keterangan para saksi diperlukan untuk menyelaraskan informasi mengenai proyek-proyek pengadaan pemerintah daerah. Penyidik juga mendalami proses pelaksanaan dan mekanisme pengadaan, termasuk kemungkinan adanya pengaturan agar pihak swasta tertentu memenangkan proyek.

“Bagaimana proses dan mekanismenya, apakah ada pengkondisian untuk memenangkan swasta tertentu, demikian juga apakah ada fee yang kemudian diberikan untuk pihak-pihak tertentu,” kata Budi pada Minggu, 27 September 2026.

Pendalaman mengenai mekanisme pengadaan menjadi salah satu bagian penting dalam perkara ini. KPK ingin mengetahui apakah seluruh tahapan berjalan sebagaimana prosedur atau terdapat intervensi yang menguntungkan pihak tertentu. Selain itu, penyidik menelusuri kemungkinan pemberian fee kepada pihak-pihak yang diduga berperan dalam pengadaan tersebut.

Proyek pengadaan pemerintah daerah melibatkan penggunaan anggaran publik. Karena itu, pemeriksaan atas proses pemilihan penyedia, pelaksanaan pekerjaan, dan dugaan transaksi di balik proyek diperlukan untuk mengurai peran setiap pihak yang disebut dalam penyidikan.

Peran Yayat Sudrajat Didalami

Nama Yayat Sudrajat juga menjadi perhatian dalam perkara ini. KPK mendalami dugaan aliran dana yang disebut mengarah kepadanya serta kaitannya dengan kasus pengadaan yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

Para saksi yang telah diperiksa dimintai keterangan untuk memperjelas posisi Yayat dalam rangkaian perkara tersebut. Pendalaman ini mencakup hubungan Yayat dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan proyek pengadaan maupun dugaan transaksi yang sedang diselidiki.

“Termasuk bagaimana peran dan kaitannya dengan saudara YYS,” ungkap Budi.

Sejauh ini, KPK telah memeriksa Yayat dan menggeledah dua rumah yang dikaitkan dengannya, masing-masing berada di Cibubur dan Depok. Penggeledahan itu dilakukan dalam pencarian bukti mengenai dugaan keterlibatan Yayat dalam perkara tersebut.

Penyidik mencermati dugaan uang dari Sarjan, seorang pengusaha atau pihak swasta yang menjadi tersangka dalam kasus ijon proyek yang turut menyeret Ade Kuswara Kunang. Keterangan saksi, dokumen, serta bukti lain yang diperoleh dalam penggeledahan akan diuji bersama-sama untuk membangun gambaran perkara secara utuh.

Aset Mewah di Sejumlah Wilayah

Selain dugaan aliran dana, KPK juga memberi perhatian pada aset yang dikaitkan dengan Yayat. Anggota Polri tersebut disebut memiliki belasan aset mewah yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Jakarta, Bekasi, Cibubur, Depok, Bogor, Sukabumi, Karawang, dan daerah lainnya.

“Yang bersangkutan memiliki sejumlah aset mewah yang jumlahnya mencapai belasan, dan tersebar di beberapa tempat, antara lain di Jakarta, Bekasi, Cibubur, Depok, Bogor, Sukabumi, Kerawang, dan wilayah lainnya,” kata Budi pada Senin, 21 September 2026.

Penelusuran aset dapat membantu penyidik memeriksa apakah terdapat kekayaan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana. Namun, status kepemilikan, sumber dana, dan hubungan aset dengan perkara tetap perlu dibuktikan melalui proses penyidikan yang berjalan.

Dengan pemeriksaan Rista yang akan dijadwalkan ulang, KPK melanjutkan pengumpulan informasi mengenai aset serta proyek pengadaan di Kabupaten Bekasi. Perkembangan perkara akan bergantung pada hasil pemeriksaan saksi, analisis bukti, dan pendalaman terhadap dugaan peran pihak-pihak yang telah disebut dalam penyidikan.

Frequently Asked Questions

What is Istri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan?

Istri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Istri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan matter?

Istri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *