Nasional

Pemerintah Pastikan Tak Ada Daerah Terisolasi Pasca Gempa M 7,7 di NTT

6a5e52cf361a3-menteri-pekerjaan-umum-pu-dody-hanggodo-di-kompleks-istana-kepresidenan_gemini_1265_711

Faktanaya.com – Jakarta, VIVA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan tidak ada daerah yang terisolasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) pasca gempa besar magnitudo 7,7 beberapa waktu lalu.

“Kalau terisolasi setahu saya dari BNPB sudah enggak ada, setahu saya ya. Tapi saya enggak tahu, nanti mesti tanya ke BNPB untuk detailnya,” ujar Dody kepada wartawan, dikutip Jumat, 21 Agustus 2026.

Dia menuturkan daerah yang terisolir sebelumnya adalah Pulau Palue di Kabupaten Sikka. Namun, akses menuju dan dari daerah tersebut kini sudah bisa dilalui.

Menurut Dody, akses jalur darat menuju daerah tersebut sudah bisa dilalui sejak Rabu, 19 Agustus 2026 sore. Sementara, bantuan untuk warga terdampak dikirimkan lewat jalur udara.

“Kemarin yang terinfo kan cuma Pulau Palue, di Kabupaten Sikka itu. Tapi itu sudah bisa dibuka karena akses akses bantuan sudah masuk, tapi lewat heli (helikopter) ya,” jelas Dody.

Dia mengungkapkan jalur darat menuju Pulau Palue sebelumnya tidak dapat dilewati karena tertimbun longsor akibat gempa. Pemerintah kemudian baru bisa membuka akses untuk satu ruas jalan.

“Kan ada sekitar mungkin sekitar 4 sampai 5 ruas ya yang keblok. Jadi kemarin sore sudah satu ruas selesai, nanti kita akan maju-maju terus,” tandas Dody.

Frequently Asked Questions

What is Pemerintah Pastikan Tak Ada Daerah Terisolasi?

Pemerintah Pastikan Tak Ada Daerah Terisolasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pemerintah Pastikan Tak Ada Daerah Terisolasi matter?

Pemerintah Pastikan Tak Ada Daerah Terisolasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *