Pesan Narkoba Permen Ganja dari Inggris, Pria Malang Ditangkap
Faktanaya.com – Seorang pria berinisial AJE, berusia 31 tahun dan berdomisili di Malang, Jawa Timur, diringkus aparat kepolisian pada Senin, 24 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Penangkapan berlangsung di sebuah indekos di Jalan Karet, Kota Malang, setelah tim gabungan mengawal paket mencurigakan yang baru tiba dari luar negeri. Kasus ini menarik perhatian publik karena berkaitan dengan pesan narkoba permen ganja yang dikirim dari Inggris melalui jasa pos internasional, sebuah modus yang belum pernah tercatat sebelumnya di Indonesia.
Kronologi Penangkapan dan Hasil Pemeriksaan Paket
Informasi awal mengenai paket tersebut diterima Tim Subdit III Dittipidnarkoba dari Bea Cukai Pasar Baru. Paket dikirim dari Inggris ke Indonesia melalui jasa Kantor Pos Indonesia dan dinilai mencurigakan sejak tahap pemindaian. Setelah dibuka dan diperiksa secara fisik, isi paket terdiri atas tiga pouch bermerek AI, masing-masing memuat sepuluh butir permen candy.
Pemeriksaan laboratorium kemudian mengonfirmasi bahwa permen tersebut mengandung zat narkotika golongan pertama, yakni delta-9-tetrahidrokanabinol (THC). Tim selanjutnya menjalankan operasi Control Delivery untuk memastikan paket sampai ke tangan penerima sebelum dilakukan penangkapan. Data pembayaran menunjukkan bahwa penerima melunasi tagihan pengiriman menggunakan Virtual Account di bank Jenius.
“Setelah dilakukan pengecekan, paket tersebut berisikan 3 pouch dengan merk AI yang berisikan masing-masing 10 permen candy,” jelas Eko.
Pengakuan Tersangka dan Barang Bukti yang Disita
Dari hasil interogasi, AJE mengakui bahwa paket yang ditujukan atas nama penerima “SH” memang miliknya sendiri. Ia memesan permen mengandung narkotika tersebut melalui sebuah website asing. Lebih jauh, ia mengaku telah melakukan empat kali pemesanan paket serupa: dua kali pada bulan Maret, satu kali pada Mei, dan satu kali pada Agustus. Seluruh paket yang diduga memuat THC, menurut pengakuannya, dibeli untuk dikonsumsi secara pribadi.
Dari lokasi penangkapan, petugas menyita satu paket berisi tiga bungkus bermerek AI dengan masing-masing sepuluh permen candy mengandung THC, dua belas butir cokelat LSD yang diduga memuat THC, satu unit telepon genggam, serta satu unit laptop. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, menegaskan bahwa pengiriman narkotika dalam bentuk permen dari luar negeri ke Indonesia merupakan temuan pertama di wilayah Indonesia.
“Jenis dan bentuk narkoba ini baru pertama kita temuka dan ungkap di wilayah Indonesia,” kata Eko kepada wartawan pada Rabu, 25 Agustus 2026.
“Sekitar pukul 14.00 WIB, Tim Subdit III Dittipidnarkoba bersama dengan Tim Bea Cukai Pasar Baru melakukan penangkapan terhadap seorang pria bernama AJE yang telah mengambil paket berisikan permen candy dari kurir paket,” tegas Eko.
FAQ – Pertanyaan Umum tentang Kasus Ini
Bagaimana pesan narkoba permen ganja dari Inggris bisa sampai ke Indonesia? Paket dikirim melalui jasa Kantor Pos Indonesia dari Inggris. Bea Cukai Pasar Baru mendeteksi anomali pada pengiriman tersebut dan meneruskan informasi ke Tim Subdit III Dittipidnarkoba untuk tindakan lanjutan berupa pengawalan dan pemeriksaan.
Apa yang dilakukan polisi setelah paket tiba di Indonesia? Tim menjalankan operasi Control Delivery, mengawal paket hingga diterima oleh penerima, lalu melakukan penangkapan serta penyitaan barang bukti di lokasi indekos di Jalan Karet, Kota Malang.
Apakah kasus pengiriman narkotika dalam bentuk permen pernah terjadi sebelumnya di Indonesia? Menurut Brigjen Eko Hadi Santoso, pengiriman narkotika dalam bentuk permen dari luar negeri baru pertama kali terungkap dan diungkap di wilayah Indonesia, sehingga kasus ini menjadi preseden penting bagi penegakan hukum narkotika nasional.

