Jetour Genjot Ekspansi Showroom di Indonesia
BSD City, VIVA – Di tengah persaingan industri otomotif Indonesia yang semakin sengit, Jetour terus melakukan langkah strategis untuk memperkuat posisinya
Jetour Genjot Ekspansi Showroom di Indonesia: Strategi Kuatkan Posisi Pasar Otomotif Tanah Air
Faktanaya.com – BSD City, VIVA – Di tengah persaingan industri otomotif Indonesia yang semakin sengit, Jetour terus melakukan langkah strategis untuk memperkuat posisinya. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah dengan mempercepat ekspansi jaringan showroom di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini sejalan dengan kehadiran merek asal Tiongkok tersebut di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, yang menjadi momentum penting untuk menarik perhatian konsumen lokal.
Namun, fokus Jetour tidak hanya terbatas pada peluncuran model kendaraan terbaru. Perusahaan juga secara agresif mengembangkan infrastruktur penjualan dan layanan purnajual. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk menjadi pemain signifikan dalam pasar otomotif Indonesia.
Target Ambisius: 40 Showroom di Seluruh Indonesia
Hingga saat ini, Jetour telah mengoperasikan 24 showroom di berbagai kota besar di Indonesia. Dengan target ambisius, perusahaan berencana menambah jumlah tersebut menjadi 40 showroom sebelum akhir tahun 2026. Perluasan ini mencakup wilayah-wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, termasuk kota-kota di luar Jawa.
Michael Budihardja, Sales & Network Director PT Jetour Sales Indonesia, menekankan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar paling krusial bagi Jetour di Asia Tenggara. Oleh karena itu, ekspansi showroom menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis jangka panjang mereka.
“Indonesia merupakan pasar strategis bagi Jetour. Karena itu, kami terus memperkuat kehadiran kami tidak hanya melalui produk yang inovatif, tetapi juga dengan memperluas jaringan dealer, menghadirkan berbagai program penjualan menarik selama GIIAS 2026 untuk semakin memudahkan konsumen memiliki mobil Jetour, serta didukung layanan purnajual yang komprehensif,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Sabtu 1 Agustus 2026.
Menurut Michael, penambahan showroom tidak hanya bertujuan untuk memperluas jangkauan penjualan, tetapi juga untuk meningkatkan aksesibilitas layanan purnajual. Dengan jaringan yang semakin luas, pelanggan diharapkan lebih mudah memperoleh layanan servis, ketersediaan suku cadang, hingga konsultasi produk secara langsung.
Program Kepemilikan dan Dukungan Purnajual yang Komprehensif
Selain ekspansi fisik, Jetour juga memperkuat dukungan melalui berbagai program kepemilikan kendaraan. Untuk model T2 i-DM, misalnya, konsumen mendapatkan garansi kendaraan selama enam tahun tanpa batasan kilometer. Selain itu, terdapat garansi baterai selama delapan tahun atau hingga 160.000 kilometer, memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik baru.
Program lainnya mencakup gratis biaya perawatan berkala selama tiga tahun atau hingga 30.000 kilometer sesuai jadwal servis. Langkah ini dirancang untuk menekan biaya kepemilikan kendaraan pada masa awal penggunaan, sehingga membuat kepemilikan mobil Jetour lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
“Di Jetour, kami percaya bahwa perjalanan konsumen tidak berhenti ketika kendaraan diserahkan. Justru, komitmen kami berlanjut melalui layanan purnajual yang komprehensif. Kami ingin memastikan setiap konsumen mendapatkan rasa tenang dalam perjalanan mereka, mulai dari dukungan garansi dan perawatan berkala, ketersediaan suku cadang, hingga layanan konsumen yang siap membantu ketika dibutuhkan,” kata Wildan Suyuthi, Aftersales Deputy Director PT Jetour Sales Indonesia.
Dengan kombinasi ekspansi showroom dan program layanan purnajual yang kuat, Jetour menunjukkan tekadnya untuk menjadi merek otomotif yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar dan memperkuat reputasi merek dalam jangka panjang.