Reaksi The Sounds Project Soal Viral Challenge Hafalan Al Qur di Booth Miras
Faktanaya.com – Viral Challenge Hafalan Al Qur menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sebuah video menampilkan momen kontroversial di area booth sponsor minuman beralkohol. Penyelenggara acara The Sounds Project akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang mengambil tiga langkah tegas untuk merespons kecaman masyarakat. Polemik ini bermula ketika publik melihat keterkaitan antara kegiatan keagamaan dengan hadiah berupa produk alkohol di booth Newport.
Kronologi Lengkap Insiden di Booth Newport
Insiden yang memicu gelombang reaksi ini tercatat berlangsung pada hari Minggu, tanggal 9 Agustus 2026. Booth milik merek Newport menjadi pusat perhatian setelah seorang wanita terlihat membaca Surat Ad-Dhuha secara utuh sebagai bagian dari tantangan hafalan Al-Qur’an. Rekaman video tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dalam waktu singkat.
Aktivitas hafalan ayat-ayat suci yang dilakukan di lokasi booth minuman keras mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan kesesuaian antara nilai-nilai keagamaan dengan promosi produk alkohol yang diberikan sebagai hadiah dalam tantangan tersebut. Kontroversi ini bukan hanya soal lokasi, tetapi juga tentang bagaimana agama digunakan dalam konteks komersial.
Tiga Langkah Tegas The Sounds Project
Setelah melakukan verifikasi menyeluruh terhadap kronologi dan pihak-pihak yang terlibat, The Sounds Project menyampaikan posisi mereka secara resmi. Panitia mengakui bahwa proses pengecekan diperlukan untuk memastikan akurasi informasi sebelum memberikan tanggapan kepada publik yang sedang menantikan kejelasan.
Melalui pesan ini, kami ingin menyampaikan sikap resmi terkait beredarnya video dan unggahan mengenai kejadian di salah satu booth sponsor, yakni Newport, dalam penyelenggaraan acara pada tanggal 9 Agustus 2026. Kami membutuhkan waktu untuk sampai pada pernyataan ini.
Penyelenggara menegaskan bahwa mereka tidak bersikap pasif terhadap peristiwa ini. Karena melibatkan berbagai pihak, diperlukan proses investigasi menyeluruh sebelum menentukan langkah selanjutnya yang dapat dipertanggungjawabkan. Tiga langkah tegas yang diambil meliputi klarifikasi internal, komunikasi publik, dan evaluasi kebijakan sponsor.
Penolakan Terhadap Penggunaan Agama Sebagai Bahan Promosi
The Sounds Project secara tegas menyatakan penolakan terhadap tindakan yang berpotensi menyinggung perasaan masyarakat dari berbagai latar belakang. Mereka memastikan bahwa penggunaan unsur agama dalam aktivitas promosi bukanlah konsep yang disetujui oleh panitia penyelenggara acara.
Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun. Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara.
Pernyataan ini disampaikan melalui media resmi pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, setelah panitia menyelesaikan proses verifikasi internal terkait insiden yang terjadi di booth Newport. Panitia juga menyatakan rasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut secara terbuka.
Respons Publik dan Dampak Jangka Panjang
Respons publik terhadap pernyataan resmi The Sounds Project menunjukkan adanya apresiasi terhadap ketegasan yang diambil. Masyarakat berharap langkah-langkah preventif akan diambil untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Beberapa pihak juga meminta evaluasi terhadap seluruh sponsor yang terlibat dalam acara tersebut.
Insiden Viral Challenge Hafalan Al Qur ini menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara acara tentang pentingnya sensitivitas budaya dan agama. The Sounds Project berkomitmen untuk menjaga integritas acara dan menghormati nilai-nilai masyarakat Indonesia yang beragam.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Insiden The Sounds Project
Kapan insiden Viral Challenge Hafalan Al Qur terjadi? Insiden tersebut terjadi pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, di booth Newport selama acara The Sounds Project.
Apa yang dilakukan The Sounds Project sebagai respons? Panitia mengambil tiga langkah tegas: melakukan verifikasi internal, mengeluarkan pernyataan resmi, dan mengecam perilaku yang terjadi.
Apakah The Sounds Project menyetujui challenge tersebut? Tidak, The Sounds Project secara tegas menyatakan bahwa mereka tidak pernah dan tidak akan pernah membenarkan penggunaan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk.
Kapan pernyataan resmi dikeluarkan? Pernyataan resmi The Sounds Project dikeluarkan pada hari Selasa, 11 Agustus 2026.

