Skip to content
Fresh Desk
Agustus 5, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Sport

Important Visit: Nomor Punggung 8 di Red Sparks Kembali Bertuan, Angka Keramat Milik Megawati Hangestri Jatuh ke Pevoli Cantik Korea

Nancy Jones - faktanaya.com 4 mins baca

Important Visit: Nomor 8 Red Sparks Kembali Digunakan oleh Pemain Korea Red Sparks Pilih Nomor 8 untuk Pemain Baru Important Visit - VIVA – Dalam perjalanan

Important Visit: Nomor Punggung 8 di Red Sparks Kembali Bertuan, Angka Keramat Milik Megawati Hangestri Jatuh ke Pevoli Cantik Korea

Important Visit: Nomor 8 Red Sparks Kembali Digunakan oleh Pemain Korea

Red Sparks Pilih Nomor 8 untuk Pemain Baru

Important Visit – VIVA – Dalam perjalanan transfer pemain voli profesional, Red Sparks secara resmi mengalihkan nomor punggung 8 kepada libero asal Korea Selatan, Do Su-been, pada musim depan. Nomor ini sebelumnya terkenal sebagai milik Megawati Hangestri, seorang pemain yang menjadi ikon bagi fans sejak memperkuat tim tersebut. Setelah satu musim kosong, keputusan ini menegaskan bahwa angka keramat tersebut kembali aktif, menjadi simbol penghargaan terhadap legasi Megawati.

Sejarah nomor 8 di Red Sparks memang unik. Selama satu musim, setelah Megawati mengakhiri kariernya, tim memutuskan tidak menggunakannya, baik untuk pemain lokal maupun asing. Pengambilan keputusan ini mencerminkan keinginan untuk menjaga kenangan akan pemain yang pernah mengenakan angka tersebut. Namun, pada musim ini, tim berani mengulang tradisi yang kini diwakili oleh Do Su-been, seorang pemain muda yang menunjukkan komitmen untuk melanjutkan cerita.

Janji Megawati dan Pelatih Menjadi Kunci Perubahan

Sebelum berpindah ke Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri menyampaikan permintaan khusus kepada pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, selama Important Visit yang terjadi di Bandara Incheon, Seoul, pada April 2025. Saat itu, pemain yang berusia 22 tahun ini meminta agar nomor 8 tetap menjadi bagian dari identitas tim hingga akhir kariernya.

“Nomor 8-nya jangan dipakai ya?” tanya Megawati kepada Ko Hee-jin.

Pelatih Red Sparks dengan tegas menyanggupi, “Oke, oke, oke,” sebagai janji untuk mempertahankan angka keramat tersebut. Janji ini terwujud saat musim lalu, tidak ada pemain yang mengenakan nomor 8, termasuk kuota asing. Kini, Do Su-been menjadi pengganti resmi, menegaskan bahwa legasi Megawati akan terus hidup dalam sejarah tim.

Do Su-been Bergabung, Menggantikan Pyo Seung-ju

Do Su-been, seorang libero berusia 20 tahun, resmi menandatangani kontrak dengan Red Sparks setelah memutus hubungan dengan Pink Spiders. Pemain muda ini dianggap sebagai penantang baru yang akan menghadirkan energi segar bagi tim. Namun, keputusan ini juga memberi pengaruh besar karena nomor 8 sebelumnya dikenakan oleh Pyo Seung-ju, yang sempat menjadi bintang di tim tersebut.

Dalam pengumuman transfer, tim mencatat bahwa Do Su-been memiliki potensi untuk meneruskan prestasi Megawati. Meski tidak memiliki pengalaman sepenuhnya seperti mantan pemain, ia menunjukkan keinginan untuk menjaga tradisi dengan memakai nomor yang dianggap bernilai tinggi oleh penggemar. Instagram Red Sparks pun merayakan ulang tahun Do Su-been pada 20 Juni, dengan jersi nomor 8 yang menjadi sorotan utama.

Reaksi Fans dan Makna Angka Keramat

Penggunaan nomor 8 oleh Do Su-been menimbulkan reaksi beragam dari para penggemar voli. Beberapa fans menyambut baik perubahan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Megawati, sementara yang lain khawatir bahwa pemain muda tidak mampu menyaingi prestasi sebelumnya. Namun, keputusan Red Sparks dianggap sebagai langkah strategis untuk menjaga konsistensi identitas tim.

“Angka 8 itu adalah milik Megawati, tapi sekarang Do Su-been yang menjalankannya,” kata seorang fans di forum komunitas voli.

Penggemar juga menyadari bahwa angka 8 tidak hanya menjadi milik Megawati, melainkan simbol dari keberhasilan tim di masa lalu. Dengan memakai nomor tersebut, Do Su-been diberi tekanan untuk menciptakan prestasi baru, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi penggemar yang berharap tim tetap kompetitif.

Megawati Tinggalkan Red Sparks, Tapi Jejaknya Tetap Ada

Megawati Hangestri, yang dikenal sebagai salah satu dari pemain terbaik di Red Sparks, memutus hubungan dengan klub tersebut pada musim lalu. Di Hyundai Hillstate, ia tidak menggunakan nomor 8, yang kini dikuasai oleh Do Su-been. Keputusan ini menegaskan bahwa nomor keramat tersebut tetap menjadi milik pemain yang terus menerus memberikan kontribusi untuk tim.

Even though Megawati tidak memakai nomor 8 di tim barunya, kehadirannya di Red Sparks akan selalu diingat melalui simbol tersebut. Angka 8 menjadi bukti bahwa peninggalan seorang pemain bisa terus hidup dalam sejarah olahraga. Kini, Red Sparks menegaskan komitmennya untuk menjaga tradisi dengan memilih Do Su-been sebagai pengganti.

Strategi Red Sparks dan Harapan Masa Depan

Red Sparks menyadari bahwa perubahan nomor punggung 8 menjadi bagian dari strategi untuk menarik perhatian fans dan menghadirkan keberagaman. Do Su-been, yang baru saja menyelesaikan pendidikan di Korea Selatan, diberi tanggung jawab besar untuk mempertahankan prestasi sebelumnya. Namun, ia juga menawarkan perspektif baru dalam bermain, yang mungkin mengubah cara tim berkiprah di kompetisi nasional.

Kebutuhan mengalihkan nomor 8 terkait erat dengan keberhasilan Megawati Hangestri di masa lalu. Pemain tersebut membawa Red Sparks meraih beberapa gelar penting, dan angka keramat itu menjadi pengingat tentang perjalanan tim. Kini, dengan Do Su-been yang mengenakan nomor 8, fans diharapkan bisa melihat kembali kejayaan tersebut. Important Visit ini menjadi momen penting untuk memperkuat identitas tim dalam sejarah olahraga.

Ikut berdiskusi