Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Sport

Petenis Indonesia Bertumbangan di Nomor Ganda Men’s World Tennis Championship

Robert Jones - faktanaya.com 2 mins baca

Petenis Indonesia Bertumbangan di Nomor Ganda Putra pada turnamen Amman Men's World Tennis Championship Seri I M15. Kehilangan tiga pasangan ganda putra

Petenis Indonesia Bertumbangan di Nomor Ganda Men’s World Tennis Championship

Petenis Indonesia Bertumbangan di Nomor Ganda Putra M15 Amman

Faktanaya.com – Petenis Indonesia Bertumbangan di Nomor Ganda Putra pada turnamen Amman Men’s World Tennis Championship Seri I M15. Kehilangan tiga pasangan ganda putra berarti Indonesia kini hanya menyisakan dua wakil di sektor ganda putra setelah ketiga pasangan yang bertanding di Amman harus pulang lebih awal. Menariknya, kedua duet yang tersisa justru akan saling berhadapan di babak berikutnya untuk memperebutkan tiket menuju perempat final. Kehadiran tiga pasangan Indonesia dalam turnamen ini menunjukkan perkembangan positif tenis putra Indonesia di kancah internasional.

Anthony Susanto dan Yuttana Charoenphon Kalah di Tie-Break

Pertandingan pertama yang berakhir dengan kekalahan adalah pasangan Anthony Susanto dan Yuttana Charoenphon. Mereka menghadapi duet Alexander Chang dan Tanapatt Nirundorn dari Thailand. Pada set pertama, skor berjalan 2-6 untuk pihak lawan. Namun di set kedua, pasangan Indonesia-Thailand tersebut menunjukkan semangat juang tinggi hingga sempat unggul 6-5. Kegagalan mempertahankan keunggulan datang saat lawan berhasil memaksakan tie-break. Dalam momen penentuan, Alexander dan Tanapatt tampil lebih stabil sehingga Anthony/Yuttana harus menyerah dengan skor 6-7 (7).

Gunawan Trismuwantara dan Ethan David Zapp Tereliminasi

Hasil serupa menimpa Gunawan Trismuwantara dan Ethan David Zapp yang menghadapi unggulan kedua asal Jepang, Ryuki Matsuda dan Ryotaro Taguchi. Permainan cepat lawan yang mengandalkan servis keras serta pola serve and volley menjadi tantangan berat bagi pasangan Indonesia. Petenis Indonesia Bertumbangan di Nomor Ganda Putra setelah gagal mengimbangi ritme permainan agresif lawan. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Jepang tersebut setelah kalah 2-6 dan 4-6.

Usai pertandingan, keduanya mengakui sudah berusaha mengimbangi permainan lawan lewat variasi forehand drive hingga lob serang. Namun, solidnya duet Matsuda/Taguchi membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Rafalentino Ali Da Costa dan Eito Komada Terdesak

Pasangan ketiga yang gagal melaju adalah Rafalentino Ali Da Costa dan Eito Komada. Mereka menghadapi duet Australia, Jack Bruce Smith dan Stefan Storch. Tekanan permainan lawan yang tampil dominan lewat servis-servis keras membuat mereka tak mampu keluar dari kesulitan. Petenis Indonesia Bertumbangan di Nomor Ganda Putra dengan penampilan yang kurang konsisten di momen-momen krusial. Mereka akhirnya menyerah dua set langsung dengan skor 2-6 dan 3-6.

Harapan Baru dari Dua Pasangan Tersisa

Dengan tersingkirnya tiga pasangan tersebut, Indonesia kini hanya menyisakan dua wakil di sektor ganda putra. Duet Muhamad Rifqi Fitriadi dan Francis Alcantara akan bentrok dengan pasangan Lucky Chandra Kurniawan dan Tegar Abdi Wibowo untuk memperebutkan satu tiket menuju perempat final. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi kedua pasangan untuk membuktikan kualitas mereka. Kemenangan di babak ini akan membawa salah satu pasangan Indonesia melangkah lebih jauh dalam turnamen bergengsi ini. Kehadiran dua wakil Indonesia menunjukkan bahwa potensi tenis putra Indonesia masih sangat menjanjikan di masa depan.

Ikut berdiskusi