Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Nasional

Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Lisa Moore - faktanaya.com 2 mins baca

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau warga untuk tidak terlalu khawatir terhadap berbagai kabar yang beredar mengenai potensi gangguan keamanan dan

Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Polri Ingatkan Masyarakat: Situasi Jakarta Aman, Pagar Mal Hanya Kewajaran

Faktanaya.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau warga untuk tidak terlalu khawatir terhadap berbagai kabar yang beredar mengenai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di bulan Agustus 2026. Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Komjen Fadil Imran, saat ditemui awak media yang menanyakan terkait isu demonstrasi serta pemasangan pagar tinggi di pusat perbelanjaan Jakarta dan Surabaya.

Komjen Fadil menjelaskan bahwa berdasarkan catatan kepolisian, kondisi keamanan saat ini masih sangat stabil. Ia merujuk pada sistem pelaporan harian yang disebut DORS atau Daily Operating Reporting System.

Sampai hari ini berdasarkan data DORS ya, Daily Operating Reporting System itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada. Jadi masyarakat jangan termakan dengan isu-isu akan terjadi gangguan Kamtibmas yang mencemaskan,

Ungkapan tersebut dilontarkan oleh Fadil Imran di Jakarta Timur pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Jenderal bintang tiga ini menambahkan bahwa masyarakat sebaiknya tidak mudah percaya pada narasi-narasi yang berkembang tanpa dasar kuat.

Fenomena Pagar Tinggi di Mal

Mengenai pemasangan pagar tinggi di mal-mal, Fadil menilai hal tersebut merupakan tindakan yang wajar dan tidak perlu dipermasalahkan. Ia memberikan perbandingan sederhana untuk membantu masyarakat memahami situasi.

Saya kira orang pagari rumahnya kan biasa, jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya ya,

Selain itu, Fadil menegaskan bahwa kepolisian tidak melakukan antisipasi khusus karena personel selalu siaga setiap hari. Baik Brimob maupun Sabhara terus menjaga situasi agar tetap kondusif.

Respons Pemerintah DKI Jakarta

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meminta pengelola mal dan gedung perkantoran untuk segera membongkar pagar-pagar tinggi yang baru dipasang. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa ibu kota dalam keadaan aman dan warga tidak perlu khawatir berlebihan.

Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,

Pernyataan Pramono Anung disampaikan kepada wartawan pada Jumat, 31 Juli 2026. Ia menyebutkan bahwa peristiwa ini mengingatkan pada unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025 silam.

Pramono juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta aparat penegak hukum lainnya untuk memastikan keamanan dan ketertiban di Jakarta tetap terjaga.

Ikut berdiskusi