Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Imbas Pembangunan MRT, Catat Tanggal dan Rutenya
Jakarta, VIVA – Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di sejumlah titik strategis Jakarta Pusat sebagai dampak langsung dari progres pembangunan MRT
Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Proyek MRT
Faktanaya.com – Jakarta, VIVA – Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di sejumlah titik strategis Jakarta Pusat sebagai dampak langsung dari progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2. Pengaturan ini mencakup area sekitar Stasiun Glodok dan Stasiun Kota yang menjadi pusat aktivitas konstruksi paket kontrak CP203. Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan gangguan terhadap mobilitas warga selama pekerjaan berlangsung.
Proyek konstruksi MRT yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya ini melibatkan berbagai aktivitas penting, termasuk pengangkatan peralatan Flash Butt Welding dan pembangunan terowongan bawah tanah. Lokasi pekerjaan utama meliputi Jalan Pintu Besar Selatan serta kawasan Simpang Asemka yang mengalami perubahan geometrik jalan untuk mendukung kelancaran proyek.
Jadwal Lengkap dan Rute Pengalihan Kendaraan
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, memberikan penjelasan detail mengenai penyesuaian arus kendaraan yang disesuaikan dengan tahapan konstruksi. Menurutnya, setiap periode pekerjaan memiliki skema pengalihan yang berbeda untuk memastikan kelancaran lalu lintas di seluruh kawasan.
Area Stasiun Kota dan Simpang Asemka berlangsung pada periode 10 Agustus 2026 sampai 15 Januari 2027, ujar Budi di Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026.
Untuk kendaraan yang bergerak dari utara ke selatan di Jalan Pintu Besar Selatan, pengalihan dilakukan melalui sisi barat hingga mencapai Simpang Asemka. Jalur sisi timur tetap dibuka sebagai akses menuju Jalan Hayam Wuruk serta untuk bus Transjakarta dan kendaraan yang menuju bangunan di sekitar lokasi proyek.
Sementara itu, di kawasan Simpang Asemka, arus lalu lintas dari barat ke timur maupun sebaliknya akan diarahkan melewati lajur di sisi utara area pembangunan terowongan. Penyesuaian geometrik jalan juga dilakukan untuk mendukung hal ini secara optimal.
Fasilitas dan Akses Publik Tetap Berfungsi
Budi menambahkan bahwa akses menuju ruko dan bangunan di sisi barat tetap dibuka melalui satu lajur yang telah tersedia. Jika terjadi kepadatan kendaraan, jalur tersebut akan difungsikan khusus untuk kendaraan umum guna menjaga kelancaran transportasi publik.
Di area Stasiun Glodok, rekayasa dilakukan dengan mengalihkan sistem contra flow dari Jalan Gajah Mada ke sebagian Jalan Hayam Wuruk karena pergeseran area kerja ke sisi barat. Akses ke gedung sisi barat tetap disediakan satu lajur, kata Budi.
Sebelumnya, pengangkatan peralatan Flash Butt Welding di Jalan Pintu Besar Selatan telah dilaksanakan pada 16 hingga 22 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pukul 23.00 hingga 04.00 WIB dengan skema buka-tutup pada jalur Transjakarta untuk meminimalkan dampak terhadap penumpang.
Imbauan Penting untuk Pengguna Jalan
Budi mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan jalur alternatif selama pekerjaan konstruksi berlangsung. Selain itu, masyarakat diminta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan berkendara di kawasan proyek.
Dishub DKI mengimbau pengguna jalan untuk mengandalkan rute alternatif, mematuhi rambu dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan. Pelaksana proyek bertanggung jawab penuh atas keamanan para pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung, kata Budi.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Rekayasa Lalu Lintas MRT
Berapa lama durasi rekayasa lalu lintas di area MRT? Rekayasa lalu lintas di area Stasiun Kota dan Simpang Asemka berlangsung dari 10 Agustus 2026 sampai 15 Januari 2027.
Apa yang terjadi dengan jalur Transjakarta selama konstruksi? Jalur Transjakarta menerapkan skema buka-tutup, terutama saat kegiatan pengangkatan peralatan Flash Butt Welding berlangsung pada malam hari.
Apakah akses ke ruko dan bangunan sekitar terganggu? Tidak, akses menuju ruko dan bangunan di sisi barat tetap dibuka melalui satu lajur yang telah tersedia bahkan saat terjadi kepadatan.
Bagaimana cara mengetahui perubahan rute secara real-time? Masyarakat dapat memantau informasi melalui akun resmi Dishub DKI Jakarta atau mengikuti arahan petugas lalu lintas yang ditempatkan di titik-titik strategis.