Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Metro

Pelaku Mutilasi Depok yang Gay Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Setelah Izin Interview di Mal

Charles Lopez - faktanaya.com 3 mins baca

Pelaku Mutilasi Depok yang Gay Mendadak - Kasus pembunuhan berdarah yang disertai mutilasi di Depok telah mengungkap sisi lain dari kehidupan Saepul alias

Pelaku Mutilasi Depok yang Gay Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Setelah Izin Interview di Mal

Pelaku Mutilasi Depok yang Gay Mendadak Resign Kerja Piscok

Faktanaya.com – Pelaku Mutilasi Depok yang Gay Mendadak – Kasus pembunuhan berdarah yang disertai mutilasi di Depok telah mengungkap sisi lain dari kehidupan Saepul alias Saepullah. Pria berusia 26 tahun ini diketahui bekerja sebagai penjual pisang cokelat atau piscok di sebuah usaha kecil menengah yang berlokasi dekat Stasiun Pondok Cina. Kehadirannya dalam kasus ini menjadi sorotan publik karena latar belakang dan momen pengunduran dirinya yang sangat unik.

Waktu Pengunduran Diri yang Khas

Pemilik UMKM tersebut baru menyadari hubungan pegawainya dengan kasus besar setelah membaca pemberitaan media. Yang menarik perhatian adalah momen ketika Saepul memutuskan untuk berhenti bekerja. Waktu pengunduran dirinya sangat berdekatan dengan hari terjadinya kejahatan. Momen ini menjadi titik awal investigasi lebih lanjut terhadap peran Saepul dalam kasus tersebut.

Perkiraan gabung sekitar sebulanan sampai sebulan setengah,

Ungkapan tersebut diucapkan oleh pemilik usaha saat ditemui wartawan pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Saepul tercatat bergabung dengan usaha tersebut dalam kurun waktu satu hingga satu setengah bulan sebelum akhirnya memilih pergi. Masa kerjanya yang singkat ini ternyata cukup untuk meninggalkan kesan tersendiri bagi rekan-rekan kerjanya.

Kesibukan di Dapur Piscok

Selama masa kerjanya, Saepul dipercayakan untuk mengurusi bagian penggorengan. Pemilik usaha menyatakan bahwa ia tidak pernah melihat perilaku mencurigakan dari pria yang diduga berorientasi seksual pada sesama jenis tersebut. Tanggung jawabnya terbatas pada proses menggoreng pisang cokelat untuk dijual kepada pelanggan.

Selama bekerja tidak menunjukkan gesture over active. Normal, fokus kerja. Dia bagian goreng, bukan produksi,

Menurut keterangan pemilik usaha, Saepul dikenal sebagai pekerja yang tenang dan tidak terlalu aktif secara berlebihan. Karakternya yang tenang ini membuat ia mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja. Meskipun hanya bekerja sebentar, ia menunjukkan dedikasi dalam menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik.

Izin Interview yang Menjadi Titik Balik

Salah satu momen yang paling diingat oleh pemilik usaha adalah permintaan izin dari Saepul pada tanggal 22 Juli 2026. Saat itu, Saepul berencana mengikuti proses seleksi kerja di sebuah food court yang terletak di pusat perbelanjaan kawasan Margonda, Depok. Keputusan ini ternyata menjadi langkah terakhirnya sebelum kasus besar terungkap.

Tanggal 22 Juli dia izin interview, ambil libur,

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 23 Juli 2026, Saepul resmi menyampaikan surat pengunduran dirinya. Tidak lama setelah itu, dunia digegerkan dengan kabar pembunuhan terhadap Kunaefi yang berusia 51 tahun. Momen pengunduran diri ini kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam penyelidikan kasus.

Kalau dari media yang kita baca, tanggal tersebut adalah tanggal kejadian,

Pemilik UMKM tersebut mengaku terkejut ketika mengetahui bahwa tanggal pengunduran diri Saepul sama persis dengan hari terjadinya dugaan pembunuhan. Meskipun mantan pegawainya kini terlibat dalam kasus berat, ia berharap masyarakat tidak menyalahkan usahanya. Semua proses produksi dilakukan dengan baik dan terpisah antara area lapangan dengan bagian produksi.

Respons Publik dan Harapan ke Depan

Untuk para pelanggan piscok, ia menyampaikan harapan agar mereka tetap menikmati produk tanpa rasa khawatir. Kepercayaan pelanggan adalah hal yang sangat penting bagi kelangsungan usaha mereka. Pihak UMKM juga telah membuka saluran pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan hal-hal yang dianggap tidak wajar terkait usaha mereka.

Kasus ini juga menjadi perhatian media nasional dan lokal. Banyak pihak yang ingin mengetahui lebih detail tentang latar belakang Pelaku Mutilasi Depok yang Gay Mendadak ini. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan semua fakta terungkap dengan jelas.

Sementara itu, masyarakat sekitar tetap mendukung usaha piscok tersebut. Mereka percaya bahwa kesalahan individu tidak seharusnya mempengaruhi reputasi sebuah usaha. Harapannya, kasus ini akan segera tuntas dan keadilan dapat ditegakkan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus

Siapa nama lengkap pelaku mutilasi Depok? Saepul alias Saepullah, pria berusia 26 tahun yang bekerja sebagai penjual piscok.

Kapan Saepul mengundurkan diri dari pekerjaannya? Saepul resmi mengundurkan diri pada tanggal 23 Juli 2026, sehari setelah izin interview di mal.

Di mana lokasi usaha piscok Saepul? Usaha piscok tersebut berlokasi dekat Stasiun Pondok Cina, Depok.

Berapa lama Saepul bekerja di usaha piscok? Saepul bekerja selama sekitar satu hingga satu setengah bulan sebelum mengundurkan diri.

Apakah ada hubungan antara pengunduran diri Saepul dengan kasus mutilasi? Ya, tanggal pengunduran diri Saepul bertepatan dengan hari terjadinya kasus mutilasi terhadap Kunaefi.

Ikut berdiskusi