Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Nasional

detik Awal Memanasnya Bentrokan di Jalan Tambak, Berujung Satu Orang Tewas

Lisa Moore - faktanaya.com 2 mins baca

Insiden kerusuhan yang terjadi di kawasan Menteng, tepatnya antara Matraman hingga Jalan Tambak di Jakarta Pusat, telah meninggalkan duka mendalam bagi

detik Awal Memanasnya Bentrokan di Jalan Tambak, Berujung Satu Orang Tewas

Konflik di Jalan Tambak Berakhir Tragis: Satu Warga Tewas, Penyebabnya Bukan Utang Nasi Uduk

Faktanaya.com – Insiden kerusuhan yang terjadi di kawasan Menteng, tepatnya antara Matraman hingga Jalan Tambak di Jakarta Pusat, telah meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Pada hari Minggu tanggal 26 Juli 2026, bentrok antara dua kelompok warga ini menewaskan seorang pemuda berusia 23 tahun yang dikenal dengan inisial K. Selain itu, satu korban lagi bernama DS masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Peristiwa ini kembali menjadi perbincangan hangat setelah beredar rekaman video di platform media sosial. Footage tersebut mengabadikan momen-momen awal ketika ketegangan mulai memanas. Terlihat jelas dua kelompok warga berdiri berseberangan di balik pagar, saling melempar batu sambil mengeluarkan teriakan yang terdengar provokatif. Kondisi tersebut memberikan gambaran bagaimana situasi yang awalnya tenang berubah menjadi kerusuhan besar.

Awal Mula Konflik dari Kebisingan Motor

Berbeda dari narasi yang sempat viral di berbagai platform, kepolisian telah mengonfirmasi penyebab sebenarnya dari bentrokan ini. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, menjelaskan bahwa insiden ini tidak berkaitan dengan masalah seseorang yang belum membayar nasi uduk.

“Bahwasannya ada 2 orang yang menggunakan kendaraan bermotor melewati jualan nasi uduk yang gerobaknya berdampak dirusak, itu karena menggeber-geber motornya. Sehingga knalpot tersebut membuat kebisingan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung.

Dua pengendara motor tersebut melintas sambil menggeber mesin saat melewati lapak pedagang nasi uduk. Suara keras dari knalpot mereka mengganggu aktivitas warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi. Teguran dari warga sekitar justru memicu emosi kedua pengendara yang merasa tidak nyaman dengan peringatan tersebut.

Eskalasi dan Kerusakan yang Terjadi

Setelah meninggalkan tempat kejadian, kedua pengendara tersebut diduga kembali bersama sekitar lima orang lainnya. Kelompok ini kemudian melakukan aksi perusakan terhadap beberapa lapak milik pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Tidak hanya kerusakan properti, beberapa warga juga dilaporkan menjadi korban pemukulan yang membuat situasi semakin sulit untuk dikendalikan.

Keterangan unggahan dari akun X @sinheavnly yang dikutip pada Senin, 27 Juli 2026, menyebutkan bahwa rekaman tersebut memperlihatkan detik-detik awal memanasnya konflik di kawasan Matraman, saat sekelompok warga mendatangi permukiman orang Ambon.

Hingga saat ini, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh aspek dari insiden ini. Korban tewas dan korban yang masih dirawat di RSCM menjadi bukti nyata dampak serius dari bentrokan yang bermula dari hal sederhana ini.

Ikut berdiskusi