Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Nasional

Ketua DPRD Jambi M. Hafiz Fattah Dukung Pembentukan Pansus BBM dan Gas Subsidi

Betty Smith - faktanaya.com 3 mins baca

Jambi, VIVA – Ketua DPRD Jambi M Hafiz Fattah secara resmi menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang akan mengawasi penyaluran

Ketua DPRD Jambi M. Hafiz Fattah Dukung Pembentukan Pansus BBM dan Gas Subsidi

Ketua DPRD Jambi M Hafiz Dukung Pansus BBM dan Gas Subsidi

Faktanaya.com – Jambi, VIVA – Ketua DPRD Jambi M Hafiz Fattah secara resmi menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang akan mengawasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan gas subsidi di wilayah Provinsi Jambi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap berbagai keluhan masyarakat serta penyalur BBM yang selama ini mengalami kendala dalam distribusi. Pembentukan Pansus ini diharapkan dapat memberikan pengawasan lebih ketat terhadap mekanisme penyaluran subsidi energi di Jambi.

Komitmen Terhadap Pengawasan SPBU

Dalam pertemuan dengan perwakilan masyarakat yang datang melakukan audiensi, M. Hafiz Fattah menegaskan bahwa DPRD Provinsi Jambi siap berkoordinasi intensif dengan pengelola SPBU. Tujuannya adalah memastikan bahwa mekanisme penyaluran BBM dan gas subsidi berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Apabila ditemukan adanya pelanggaran oleh pihak SPBU, DPRD akan mengambil tindakan tegas sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap masyarakat.

Pihak SPBU sudah saya telepon dan berdasarkan keterangan pengawas SPBU, mobil yang datang mengisi BBM subsidi menggunakan barcode sudah dicocokkan dengan nopol,” jelas Ketua DPRD Jambi M Hafiz Fattah pada Senin, 27 Juli 2026.

Aspirasi Masyarakat dan Tindakan Hukum

Aspirasi yang disampaikan masyarakat mencakup dugaan penyalahgunaan barcode BBM subsidi oleh pihak tertentu. Laporan-laporan terkait masalah tersebut telah diteruskan kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, masalah penjualan gas Elpiji 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) juga menjadi perhatian serius dari DPRD Jambi.

Sudah dilaporkan ke Polda Jambi dan dari perkembangan, pihak operator pun sudah dipanggil dan tinggal menunggu hasilnya,” terang M. Hafiz Fattah.

Ketua DPRD Jambi M Hafiz Fattah juga menyebutkan bahwa usulan penghapusan sistem barcode bagi kendaraan yang berhak memperoleh BBM subsidi akan segera ditindaklanjuti. Langkah ini diambil untuk mempermudah akses masyarakat terhadap BBM subsidi tanpa hambatan teknis yang berlebihan. Selain itu, masalah penjualan gas Elpiji 3 kilogram di atas HET juga menjadi fokus pengawasan DPRD Jambi.

Dukungan Terhadap Pembentukan Pansus

Menanggapi keresahan masyarakat dan para penyalur BBM, M. Hafiz Fattah menyatakan dukungannya yang kuat terhadap pembentukan Pansus. Ia menegaskan bahwa ini merupakan respons langsung terhadap aspirasi yang telah disampaikan oleh berbagai pihak. Pembentukan Pansus ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan distribusi energi bersubsidi.

Kalau komisi II ingin menyetujui pembentukan Pansus untuk penyaluran subsidi dan gas subsidi, saya orang pertama yang menyetujuinya, karena ini sudah menjadi keresahan masyarakat dan penyalur BBM,” tegas M. Hafiz Fattah.

Tingginya harga jual Elpiji 3 kilogram di sejumlah wilayah yang melebihi HET mendorong DPRD Provinsi Jambi untuk membentuk Panitia Khusus. Pansus ini akan memiliki kewenangan untuk mengawasi distribusi BBM dan gas subsidi di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Persoalan ini juga telah dibicarakan dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), mengingat kewenangan pengaturan kuota dan distribusi berada di lembaga tersebut.

DPRD sudah kasih tau ke BPH Migas, dan DPRD akan terus mengawal setiap aspirasi masyarakat terkait distribusi energi bersubsidi sekaligus pengawasan ketat,” katanya. (LAN)

Ikut berdiskusi