Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Nasional

Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital

Robert Jones - faktanaya.com 3 mins baca

Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital: Revitalisasi Ruang Literasi di Bandung Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi

Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital

Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital: Revitalisasi Ruang Literasi di Bandung

Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital menjadi salah satu inisiatif penting yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam upaya modernisasi fasilitas publik. Sebagai bagian dari revitalisasi kawasan Lapangan Gasibu dan Gedung Sate, perpustakaan yang selama ini dikenal sebagai pusat kegiatan komunitas dan tempat berbagai kegiatan budaya ini akan diubah menjadi ruang literasi digital. Transformasi ini bertujuan untuk memberikan akses informasi yang lebih luas, efisien, dan relevan dengan tuntutan zaman digital saat ini, sekaligus memastikan bahwa layanan kebudayaan dan pendidikan tetap berjalan lancar meskipun ruang terbuka mengalami perubahan fungsi.

Langkah Pemprov Jabar dalam Meningkatkan Kualitas Fasilitas Publik

Dalam upaya menjaga kualitas ruang publik, Pemprov Jabar telah merancang strategi yang lebih holistik. Kepala Sekretariat Daerah Jabar Herman Suryatman menegaskan bahwa transformasi perpustakaan Gasibu tidak menghilangkan fungsi literasi, tetapi justru memperluasnya melalui teknologi. “Kami yakin, kehadiran perpustakaan digital akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ruang-ruang di Lapangan Gasibu akan terintegrasi dengan fasilitas lainnya, tetapi layanan literasi tidak akan terganggu,” ujarnya pada Senin (13/7/2026). Revisi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem literasi yang lebih inklusif, di mana masyarakat bisa menikmati akses digital secara gratis atau berbayar, sesuai kebutuhan.

Pemprov Jabar juga mengupayakan pengembangan perpustakaan keliling sebagai langkah tambahan untuk memperluas cakupan layanan. Perpustakaan keliling ini akan menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memperoleh sumber daya pendidikan tetapi tidak bisa mengakses perpustakaan utama di Lapangan Gasibu. Nantinya, perpustakaan keliling akan disediakan di sekitar kawasan tersebut, baik dalam bentuk pusat kecil maupun bergerak, untuk memudahkan akses di berbagai sudut kota. Transformasi Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital akan menjadi langkah awal dalam mewujudkan visi ini.

Visi Strategis dalam Menghadapi Tuntutan Zaman Digital

Revitalisasi Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital bukan hanya sekadar perubahan fisik, tetapi juga representasi dari upaya Jabar dalam menjawab tantangan era digital. Dengan adanya perpustakaan digital, masyarakat tidak hanya bisa memanfaatkan koleksi buku yang lebih lengkap, tetapi juga mengakses berbagai sumber belajar, seperti e-book, video edukasi, dan database ilmiah, secara online. “Fungsi perpustakaan harus relevan dengan kebutuhan masyarakat sekarang. Dengan perpustakaan digital, kita bisa menjangkau lebih banyak orang, termasuk anak-anak dan pemuda,” kata Herman dalam wawancara eksklusif tersebut.

Kebutuhan akan literasi digital semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi dan internet. Perpustakaan Gasibu menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan pemerintah bisa menggabungkan tradisi dengan inovasi. Transformasi ini juga diharapkan bisa memberikan contoh bagi perpustakaan lain di Indonesia dalam beradaptasi dengan tren baru. Selain itu, perpustakaan digital ini akan menjadi sarana untuk meningkatkan literasi teknologi di kalangan masyarakat umum, terutama yang berada di kawasan perkotaan.

Penataan kawasan Lapangan Gasibu juga melibatkan beberapa aspek seperti pengembangan taman bermain, tempat parkir, dan fasilitas kesehatan. Meskipun ruang terbuka mengalami perubahan, Pemprov Jabar tetap memastikan bahwa kebutuhan akan literasi tidak terganggu. “Perpustakaan digital akan dioperasikan secara terpadu dengan aktivitas luar ruang di Lapangan Gasibu,” jelas Herman. Dengan demikian, ruang tersebut bisa menjadi destinasi yang multifungsi, baik untuk kegiatan rekreasi maupun pendidikan.

Sebagai alternatif, warga yang ingin berkegiatan di ruang fisik tetap bisa memanfaatkan Perpustakaan Umum Kota Bandung di Jalan Seram Nomor 2, yang berdekatan dengan area Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Perpustakaan ini tetap menjadi tempat utama bagi masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas tradisional. Namun, dengan adanya perpustakaan digital, akses literasi akan menjadi lebih mudah, terutama bagi individu yang memiliki keterbatasan waktu atau jarak.

Transformasi Perpustakaan Gasibu Besiap Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital juga diharapkan mendorong kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan budaya. Pemprov Jabar berencana untuk melibatkan perguruan tinggi, sekolah, dan organisasi kreatif dalam mengisi database digital. Dengan begitu, perpustakaan digital tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga pusat pengembangan kreativitas dan penelitian. Proyek ini diprediksi akan selesai dalam beberapa tahun mendatang, mengikuti rangkaian penataan infrastruktur yang sedang dijalankan.

Ikut berdiskusi