Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Nasional

Selain 74 Kg Emas – Uang Nyaris Setengah Triliun Disita dari Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi yang Diusut Polri

Elizabeth Thomas - faktanaya.com 2 mins baca

Selain 74 Kg Emas, Uang Nyaris Setengah Triliun Disita dari Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi yang Diusut Polri Selain 74 Kg Emas - Pada Kamis dini

Selain 74 Kg Emas – Uang Nyaris Setengah Triliun Disita dari Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi yang Diusut Polri

Selain 74 Kg Emas, Uang Nyaris Setengah Triliun Disita dari Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi yang Diusut Polri

Selain 74 Kg Emas – Pada Kamis dini hari, 9 Juli 2026, operasi penyitaan yang dilakukan oleh Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya mengungkapkan penemuan mengejutkan dalam penyelidikan terhadap tiga kasus dugaan korupsi, suap, gratifikasi, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Barang Berharga Ditemukan di Brankas Terkunci

Salah satu lokasi penyitaan adalah sebuah rumah di Parahyangan Golf 2, Sentul, Kabupaten Bogor. Petugas mengamankan 74 kilogram emas batangan serta uang tunai dalam berbagai mata uang, dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp476 miliar.

“Brankas yang ditemukan dalam kondisi tertutup berisi 7 koper. Yang pertama adalah 74 kilogram emas, lalu USD 4.767.300, SGD 14.083.800, dan Rp 100. Estimasi total dalam rupiah sekitar 476 miliar,” ujar Inspektur Jenderal Polisi Totok Suharyanto kepada awak media.

Barang-barang tersebut ditemukan dalam proses penyelidikan yang juga melibatkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Selain uang dan logam berharga, petugas juga menyita dokumen-dokumen, telepon genggam, dan foto keluarga yang diduga terkait dengan pemilik properti atau aset-aset yang disimpan di brankas.

“Kami telah menyita beberapa dokumen, handphone, serta foto keluarga yang diduga berkaitan dengan pemilik rumah dan barang dalam brankas. Selanjutnya, barang bukti akan kita proses lebih lanjut,” tambah Totok.

Penyidikan Diperluas ke 12 Lokasi

Sebelumnya, penyelidikan terhadap kasus korupsi terus berkembang. Operasi penyitaan sebelumnya telah mencakup dua lokasi di Cipete, Jakarta Selatan, yakni Cafe de’CLAN Signature dan Koin Money Changer.

Kini, jumlah lokasi yang menjadi sasaran penyidik bertambah hingga 12. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan di berbagai kantor perusahaan dan rumah pribadi yang tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Bogor.

“Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi,” kata Budi Hermanto dalam pernyataannya, dikutip pada hari yang sama.

Identitas pemilik rumah maupun pihak yang diduga memiliki aset bernilai ratusan miliar rupiah tersebut belum diungkapkan oleh polisi. Penyidikan terus berjalan untuk memperjelas keterlibatan pihak-pihak terkait dalam kasus korupsi yang sedang diselidiki.

Ikut berdiskusi