Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Otomotif

New Policy: Janji Penghasilan Menggiurkan Taksi Listrik VinFast Dipertanyakan, Driver Blak-blakan

Sarah Johnson - faktanaya.com 3 mins baca

New Policy: Driver Blak-blakan Pertanyakan Janji Penghasilan Taksi Listrik VinFast New Policy - Seiring diterapkannya New Policy yang baru, layanan taksi

New Policy: Janji Penghasilan Menggiurkan Taksi Listrik VinFast Dipertanyakan, Driver Blak-blakan

New Policy: Driver Blak-blakan Pertanyakan Janji Penghasilan Taksi Listrik VinFast

New Policy – Seiring diterapkannya New Policy yang baru, layanan taksi listrik Green SM, yang dioperasikan produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, kini menjadi sorotan karena kekecewaan para pengemudi. Banyak dari mereka mengungkapkan bahwa janji pendapatan stabil yang dijanjikan perusahaan tidak terpenuhi, meski layanan ini dirancang sebagai inovasi transportasi berkelanjutan. Kritik ini muncul setelah hanya beberapa hari beroperasi di wilayah Delhi-NCR, India.

Konsep Berbeda dari Platform Ride-hailing Konvensional

Green SM hadir dengan konsep yang berbeda dibandingkan layanan ride-hailing lainnya seperti Ola atau Uber. Perusahaan ini menekankan penggunaan armada kendaraan listrik sepenuhnya, serta mendorong profesionalisme pengemudi sebagai bagian dari New Policy mereka. Dalam promosi, VinFast mengklaim layanan ini akan menawarkan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan dan lebih terstruktur dibandingkan layanan konvensional.

Promosi Menjanjikan Pendapatan Stabil

Dalam upaya menarik lebih banyak pengemudi, Green SM menggandeng VinFast untuk mengenalkan New Policy yang menjanjikan pendapatan stabil sebesar 40.000 rupee per bulan, setara dengan Rp7,5 juta. Materi perekrutan menekankan bahwa para pengemudi akan mendapat insentif lebih besar karena penggunaan teknologi dan sistem pembayaran yang dianggap lebih transparan. Namun, realitas di lapangan ternyata berbeda.

Keluhan Pengemudi Muncul di Media Sosial

Keluhan terkait New Policy dan pendapatan taksi listrik VinFast mulai terdengar di media sosial. Sebuah video yang viral menunjukkan pengemudi mengeluhkan realisasi pendapatan yang jauh dari harapan. Dalam rekaman, mereka menyebutkan bahwa hanya beberapa hari setelah mulai bekerja, hasil yang diterima jauh lebih rendah dari yang dijanjikan. “Saya bekerja selama 20 hari, tapi hanya mendapat 700 rupee,” kata salah satu pengemudi. “Sementara itu, ada yang hanya menerima sekitar 1.100 rupee ke rekening,” tambah pengemudi lain.

“New Policy ini menjanjikan penghasilan lebih baik, tapi kenyataannya justru membebani kami. Tarif yang diberikan terasa sangat tidak adil,” ujar seorang pengemudi yang tidak ingin disebutkan namanya.

“Perusahaan berubah aturannya tanpa memberi pemberitahuan, membuat kami kewalahan mengatur penghasilan harian,” imbuh pelaku lain.

Perubahan Kebijakan Dinilai Tidak Transparan

Beberapa pengemudi menyebutkan bahwa perubahan kebijakan dalam New Policy dilakukan secara mendadak. Mereka mengeluhkan bahwa pembagian hasil perjalanan hanya mencapai sekitar 33 persen, lebih rendah dari 35 persen yang dijanjikan sejak awal. Selain itu, syarat minimum pendapatan yang diberlakukan di bawah New Policy juga dinilai tidak realistis, terutama bagi pengemudi yang baru bergabung.

Di samping perubahan jumlah pembayaran, pengemudi juga mengeluhkan tentang keterbatasan waktu operasional dan kebijakan perekrutan yang ketat. Sejumlah dari mereka mengatakan bahwa pelatihan dan alat bantu yang disediakan perusahaan tidak cukup untuk menutupi penurunan pendapatan. Dengan New Policy ini, mereka merasa justru dikenai beban tambahan tanpa jaminan pendapatan yang pasti.

Respons VinFast dan Potensi Perbaikan

Sebagai respons atas keluhan tersebut, VinFast mengungkapkan bahwa New Policy diterapkan untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar dan memastikan kelayakan finansial layanan. Mereka juga menyatakan sedang melakukan evaluasi terhadap sistem pembayaran untuk memperbaikinya. Namun, banyak pengemudi berharap perusahaan bisa memberikan penjelasan lebih detail mengenai perhitungan pendapatan dan kebijakan yang terkait dengan New Policy.

Di sisi lain, ada peluang untuk perbaikan jika VinFast mampu menyesuaikan ekspektasi pengemudi dengan praktik yang lebih transparan. Dengan memperhatikan feedback dari para driver, perusahaan bisa menyesuaikan insentif, struktur tarif, dan kebijakan perekrutan agar New Policy benar-benar mewujudkan visi pendapatan stabil yang diharapkan. Hal ini juga penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap inovasi transportasi berkelanjutan di bawah nama VinFast.

Ikut berdiskusi