Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Otomotif

REEV Jadi Bintang Baru GIIAS 2026, Ini Deretan Mobil yang Siap Meluncur

Nancy Jones - faktanaya.com 3 mins baca

Jakarta, VIVA – Industri otomotif Indonesia bersiap menyambut era baru dalam teknologi kendaraan elektrifikasi. GIIAS 2026, pameran otomotif terbesar di tanah

REEV Jadi Bintang Baru GIIAS 2026, Ini Deretan Mobil yang Siap Meluncur

REEV Jadi Bintang Baru GIIAS 2026: Revolusi Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Faktanaya.com – Jakarta, VIVA – Industri otomotif Indonesia bersiap menyambut era baru dalam teknologi kendaraan elektrifikasi. GIIAS 2026, pameran otomotif terbesar di tanah air, akan menghadirkan inovasi yang disebut-sebut sebagai REEV Jadi Bintang Baru GIIAS 2026. Range-Extended Electric Vehicle atau REEV hadir sebagai solusi yang menggabungkan keunggulan mobil listrik dengan fleksibilitas mesin bensin, menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang membutuhkan kendaraan dengan jarak tempuh panjang tanpa khawatir kehabisan daya.

Selama beberapa tahun terakhir, pasar otomotif Indonesia didominasi oleh kendaraan listrik murni dan hybrid konvensional. Namun, teknologi REEV menawarkan pendekatan yang berbeda. Berbeda dengan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di mana mesin bensin dapat menggerakkan roda secara langsung, sistem REEV memastikan bahwa roda kendaraan sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik. Mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai ketika diperlukan, menciptakan pengalaman berkendara yang lebih mirip dengan mobil listrik murni.

REEV merupakan sistem elektrifikasi yang berbeda dari hybrid maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Pada teknologi ini, roda kendaraan sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sedangkan mesin bensin tidak terhubung langsung ke roda, melainkan hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai ketika diperlukan.

Dua Model REEV Siap Meluncur di GIIAS 2026

Berdasarkan penelusuran VIVA Otomotif pada hari Jumat, 24 Juli 2026, setidaknya terdapat dua kendaraan yang akan memperkenalkan teknologi REEV di GIIAS 2026. Kehadiran kedua model ini menandai langkah signifikan dalam diversifikasi pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Kedua model tersebut adalah iCAR V27 dan Changan Deepal S05 REEV yang masing-masing menawarkan spesifikasi unik untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berbeda.

iCAR V27 dijadwalkan melakukan debut resmi di Indonesia melalui ajang GIIAS 2026. SUV dengan desain kotak ini dilengkapi baterai berkapasitas 34,31 kWh yang memungkinkan kendaraan melaju hingga 200 kilometer dalam mode listrik murni. Mesin turbo berkapasitas 1.500 cc pada iCAR V27 berperan sebagai range extender dengan fungsi utama menghasilkan listrik saat kapasitas baterai menurun. Dengan kombinasi tangki bahan bakar penuh dan baterai terisi, total jarak tempuh diklaim melebihi 1.200 kilometer.

Selain sistem Three-Motor True Electric AWD, iCAR V27 juga menghadirkan tenaga gabungan sebesar 455 PS dengan torsi mencapai 505 Nm. Performa tinggi ini menjadikan SUV tersebut sebagai salah satu kandidat REEV berdaya kuat di pasar Indonesia. Desain yang modern dan teknologi canggih menjadikan iCAR V27 menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan performa tinggi namun tetap ramah lingkungan.

Changan Deepal S05 REEV merupakan model kedua yang telah lebih dulu diperkenalkan kepada konsumen Indonesia sebelum GIIAS. SUV ini menggabungkan baterai 27,28 kWh dengan mesin bensin 1.500 cc yang berfungsi sebagai generator. Menurut klaim Changan, Deepal S05 REEV dapat menempuh jarak sekitar 170 kilometer hanya menggunakan tenaga listrik. Apabila baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, total jarak tempuh kendaraan diperkirakan melampaui 1.100 kilometer.

Kedua model ini menandai perkembangan pilihan teknologi elektrifikasi di Indonesia. Berbeda dengan mobil listrik murni yang bergantung sepenuhnya pada pengisian daya eksternal, REEV memberikan fleksibilitas lebih. Mesin bensin dapat menghasilkan listrik saat dibutuhkan, sehingga pengemudi tidak perlu khawatir berlebihan mengenai keterbatasan jarak tempuh. Hal ini menjadikan REEV sebagai solusi ideal untuk kondisi infrastruktur pengisian daya yang masih berkembang di Indonesia.

Kehadiran REEV di GIIAS 2026 juga mencerminkan tren global dalam industri otomotif. Banyak pabrikan internasional mulai mengadopsi teknologi ini sebagai jembatan transisi menuju elektrifikasi penuh. Dengan menawarkan kenyamanan mobil listrik tanpa ketergantungan total pada stasiun pengisian, REEV berpotensi menjadi pilihan utama bagi konsumen Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara jarak jauh.

Ikut berdiskusi