Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Otomotif

Tak Semua Mobil di GIIAS 2026 Boleh Dijual

Richard Garcia - faktanaya.com 3 mins baca

Tangerang Selatan, VIVA – Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026 kembali menjadi ajang otomotif terbesar di Indonesia. Pameran yang

Tak Semua Mobil di GIIAS 2026 Boleh Dijual

Kenapa Beberapa Mobil GIIAS 2026 Tidak Bisa Langsung Dibeli?

Faktanaya.com – Tangerang Selatan, VIVA – Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026 kembali menjadi ajang otomotif terbesar di Indonesia. Pameran yang diselenggarakan di Tangerang Selatan ini menampilkan ratusan kendaraan dari berbagai merek nasional maupun internasional. Namun, ada hal menarik yang perlu diketahui pengunjung, yaitu tidak semua mobil yang dipajang dapat langsung dibeli oleh masyarakat.

Fakta ini disampaikan melalui unggahan resmi Instagram Bea Cukai Tanjung Priok yang dirilis pada Jumat, 7 Agustus 2026. Menurut informasi tersebut, sebagian kendaraan yang hadir di GIIAS 2026 sebenarnya masuk melalui skema impor sementara. Artinya, mobil-mobil ini hanya didatangkan untuk keperluan tertentu seperti pameran, demonstrasi teknologi terbaru, maupun uji coba lapangan sebelum akhirnya diekspor kembali.

Memahami Skema ATA Carnet

Selain kendaraan, berbagai perlengkapan pendukung pameran juga memanfaatkan fasilitas ATA Carnet. Skema ini merupakan dokumen kepabeanan internasional yang memudahkan proses keluar masuk barang sementara ke berbagai negara tanpa harus membayar bea masuk dan pajak impor seperti pada impor biasa.

“ATA Carnet sering disebut sebagai ‘paspor untuk barang’ karena fungsinya yang mirip dengan paspor bagi manusia yang bepergian ke luar negeri.”

Dokumen ini memungkinkan barang yang akan digunakan sementara, seperti kendaraan pameran, prototipe, peralatan fotografi, alat musik, perlengkapan olahraga, hingga mesin untuk demonstrasi, dibawa ke negara tujuan dengan prosedur kepabeanan yang lebih sederhana. Dengan demikian, biaya operasional pameran menjadi lebih efisien.

Dengan ATA Carnet, pelaku usaha tidak perlu mengurus dokumen impor dan ekspor secara terpisah di setiap negara yang menjadi tujuan. Namun, barang yang masuk melalui skema tersebut tetap tidak boleh diperjualbelikan dan harus dibawa kembali ke negara asal sebelum masa berlaku dokumen berakhir, kecuali status kepabeanannya diubah sesuai aturan yang berlaku.

Pelayanan Bea Cukai untuk GIIAS 2026

Pada penyelenggaraan GIIAS 2026, Bea Cukai Tanjung Priok memberikan pelayanan kepabeanan kepada lima perusahaan. Sebanyak tiga unit kendaraan masuk melalui mekanisme impor sementara, sedangkan sembilan barang lainnya menggunakan fasilitas ATA Carnet. Jumlah ini menunjukkan bahwa skema impor sementara masih menjadi pilihan utama bagi penyelenggara pameran otomotif.

Melalui mekanisme ini, kendaraan dapat masuk ke Indonesia tanpa harus menjalani proses impor permanen. Setelah tujuan penggunaannya selesai, mobil tersebut wajib diekspor kembali atau diselesaikan sesuai ketentuan kepabeanan yang berlaku. Hal ini juga membantu menjaga keseimbangan neraca perdagangan Indonesia.

Menurut Bea Cukai, fasilitas tersebut merupakan bagian dari peran sebagai trade facilitator dan industrial assistance untuk mendukung kegiatan industri sekaligus memastikan seluruh proses pemasukan barang tetap sesuai dengan ketentuan. Dukungan ini sangat penting bagi perkembangan industri otomotif nasional.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Mobil GIIAS 2026

Apakah semua mobil di GIIAS 2026 bisa dibeli? Tidak. Tak Semua Mobil di GIIAS 2026 dapat langsung dibeli karena sebagian masuk melalui skema impor sementara dan harus diekspor kembali setelah pameran berakhir.

Apa itu ATA Carnet? ATA Carnet adalah dokumen kepabeanan internasional yang berfungsi sebagai paspor untuk barang, memungkinkan barang sementara masuk ke berbagai negara tanpa bea masuk.

Berapa lama masa berlaku ATA Carnet? Masa berlaku ATA Carnet umumnya satu tahun, tergantung pada ketentuan negara tujuan dan dokumen yang diterbitkan.

Bagaimana jika mobil yang dipamerkan ingin dijual? Mobil tersebut harus melalui proses perubahan status kepabeanan dari impor sementara menjadi impor permanen dengan membayar bea masuk dan pajak yang berlaku.

Apakah ada mobil yang bisa langsung dibeli di GIIAS 2026? Ya, mobil yang masuk melalui skema impor permanen atau mobil produksi lokal dapat langsung dibeli oleh pengunjung pameran.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai GIIAS 2026 dan jadwal pameran, pengunjung dapat mengunjungi situs resmi giias.com atau mengikuti akun media sosial Bea Cukai Tanjung Priok.

Ikut berdiskusi