Historic Moment: Rachmat Gobel Meninggal Dunia dan Dimakamkan di TMP Kalibata, Begini Tata Cara dan Doa Shalat Ghaib
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Dimakamkan di TMP Kalibata Historic Moment yang tak terlupakan terjadi pada Jumat, 10 Juli 2026, ketika tokoh penting sekaligus
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Dimakamkan di TMP Kalibata
Historic Moment yang tak terlupakan terjadi pada Jumat, 10 Juli 2026, ketika tokoh penting sekaligus tokoh masyarakat yang berkontribusi besar dalam sektor ekonomi dan politik, Rachmat Gobel, meninggal dunia di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan. Ia berpulang ke rahmatullah dalam usia 63 tahun, meninggalkan jejak keberhasilan yang menginspirasi banyak pihak.
Kepergian Rachmat Gobel menjadi Historic Moment bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi penggemar sejarah dan tokoh-tokoh yang mengambil peran aktif dalam pemerintahan. Pemakamannya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata menandai penghormatan yang layak kepada sosok yang tidak hanya berkontribusi dalam bidang ekonomi, tetapi juga dalam perjuangan kebangsaan.
Jejak Kehidupan dan Kontribusi Rachmat Gobel
Rachmat Gobel, yang dikenal sebagai seorang tokoh yang berpengaruh dalam dunia bisnis dan politik, memulai kariernya di awal 1980-an sebagai anggota DPR. Ia terpilih sebagai wakil rakyat dari Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tahun 1982 dan secara aktif terlibat dalam berbagai proyek pembangunan. Kontribusinya terhadap kesejahteraan rakyat dan pengembangan ekonomi daerah membuatnya menjadi bagian dari Historic Moment dalam sejarah politik Indonesia.
Selama berkarya, Rachmat Gobel terus berupaya mengembangkan kualitas kehidupan masyarakat melalui berbagai inisiatif. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam kegiatan sosial dan agama, menjadikannya dihormati oleh masyarakat luas. Kehilangan beliau dianggap sebagai Historic Moment karena menunjukkan bagaimana seorang tokoh bisa meninggalkan warisan yang berkelanjutan.
Tata Cara Shalat Ghaib dalam Konteks Kepergian Rachmat Gobel
Sebagai bagian dari tradisi Islam, shalat ghaib menjadi bagian penting dalam menyampaikan doa untuk jenazah yang tidak dapat dihadiri secara langsung. Dalam Historic Moment ini, shalat ghaib dilakukan oleh umat Islam di berbagai tempat, termasuk TMP Kalibata, untuk menghormati jenazah Rachmat Gobel.
Menurut panduan Islam, shalat ghaib dimulai dengan menyatakan niat. Untuk jenazah laki-laki, niatnya adalah:
“Ushallii ‘ala mayyiti (fulaan) al-ghaa’ibi arba’a takbiiraatin fardhal kifaayati imaaman/makmuuman lillaahi Ta’alaa”
Artinya: “Saya berniat mengerjakan shalat untuk mayit (si Fulan) yang ghaib (tidak ada di tempat ini) dengan empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai imam/makmum, karena Allah Ta’ala.”
Bagi jenazah perempuan, niatnya berbunyi:
“Ushalli ‘ala mayyitati (fulanah) al-ghaibah arba’a takbiiriatin fardhol kifayati ma’muman/imaaman lillahi ta’ala”
Artinya: “Saya niat shalat ghaib sebagai imam/makmum atas mayit yang dishalati dengan empat takbir fardhu kifayah karena Allah Ta’ala.”
Doa dan Makna Shalat Ghaib dalam Menghormati Arwah
Setelah niat, shalat ghaib dilanjutkan dengan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dan berdoa. Doa tersebut mencakup salawat nabi, yang secara umum berbunyi:
“Allahumma sholli alaa muhammad wa ala aali muhammad. Kamaa shollaita ala ibroohim wa ala aali ibroohim. Wa baarik alaa muhammad wa ala aali muhammad. Kamaa baarokta ala ibroohim wa ala aali ibroohim. Innaka hamidun majiid”
Artinya: “Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Dan berilah berkat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberi berkat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia.”
Shalat ghaib yang dilakukan pada Historic Moment ini bukan hanya upaya ibadah, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap kehidupan dan perjuangan Rachmat Gobel. TMP Kalibata, sebagai tempat pemakamannya, menjadi simbol keberhasilan dan warisan beliau yang terus berdampak pada masyarakat.
Dengan mengetahui tata cara dan doa shalat ghaib ini, umat Islam dapat melaksanakan ibadah secara tepat, mempersembahkan doa bagi arwah para tokoh yang berkontribusi besar, seperti Rachmat Gobel. Historic Moment ini menjadi pengingat bahwa setiap kepergian seorang tokoh adalah kesempatan untuk merenungkan pengaruhnya terhadap kehidupan bangsa.