Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026 FaktaNaya menyajikan berita terbaru, analisis tajam, dan update penting setiap hari dengan gaya yang jelas dan terpercaya.
Sport

What Happened During: Mengejutkan, Oleksandr Usyk Lepas Semua Sabuk Gelar Juara Dunia Miliknya, Isyaratkan Last Dance?

Betty Smith - faktanaya.com 3 mins baca

What Happened During: Oleksandr Usyk Beri Isyarat Akhir Karier dengan Melepaskan Semua Sabuk Juara Dunia Miliknya What Happened During – VIVA – Petinju

What Happened During: Mengejutkan, Oleksandr Usyk Lepas Semua Sabuk Gelar Juara Dunia Miliknya, Isyaratkan Last Dance?

What Happened During: Oleksandr Usyk Beri Isyarat Akhir Karier dengan Melepaskan Semua Sabuk Juara Dunia Miliknya

What Happened During – VIVA – Petinju legendaris dari Ukraina, Oleksandr Usyk, memutuskan untuk melepaskan semua sabuk juara dunia yang saat ini dimilikinya, sebagai tanda perjalanan karier tinju akan berakhir. Meskipun belum secara resmi mengumumkan pensiun, keputusan ini mengisyaratkan bahwa ini mungkin akan menjadi “last dance” terakhir dalam kariernya.

Keputusan Mengejutkan di Balik Sabuk Juara

Dalam video Instagram yang dibagikannya, Usyk mengungkapkan rencana untuk melepaskan gelar dari tiga organisasi utama: IBF, WBA, dan WBC. Ini menjadi peristiwa yang cukup mengagetkan dalam dunia tinju, mengingat Usyk dikenal sebagai juara kelas berat yang sangat konsisten dan tak terkalahkan. Meski keputusan ini mengejutkan, ia menjelaskan bahwa ini bukan akhir dari karier tinju, melainkan langkah untuk membuka peluang bagi petinju lain.

“Hari ini Jumat, cuacanya cerah, dan ini waktu yang tepat untuk menyatakan keinginan melepaskan semua sabuk yang saya pegang,” kata Usyk. “Saya ingin sabuk-sabuk tersebut tersedia bagi petarung-petarung berikutnya yang layak mengusaiinya. Meski melepaskan gelar, saya tidak akan meninggalkan tinju, karena ini masih menjadi kesempatan terakhir saya.”

Usyk, yang telah menjuarai gelar kelas berat selama lebih dari lima tahun, memutuskan untuk melepaskan jabatannya sebagai tanda bahwa ia akan memasuki fase baru dalam kehidupan tinju. Keputusan ini juga terjadi menjelang tenggat waktu 30 Juni yang ditetapkan WBC untuk mengatur pertandingan penyatuan gelar melawan juara interim, Agit Kabayel. Dengan melepaskan sabuk, Usyk ingin memberikan ruang bagi pertarungan yang lebih menarik dan menghadirkan persaingan baru dalam kelas berat.

Reaksi dari Organisasi dan Fans

Keputusan Usyk langsung memicu reaksi dari berbagai pihak. Mauricio Sulaiman, Presiden WBC, menyampaikan kekecewaannya dalam pernyataan resmi. “Saya sangat kecewa mengetahui dari video media sosial bahwa juara kelas berat kita memutuskan melepaskan gelar WBC-nya,” katanya. “Ini adalah kehidupan kita saat ini, bahkan mungkin terasa seperti AI. Saya berharap Usyk berhasil dalam kehidupan di dalam dan luar ring.”

Sementara itu, Sergey Lapin, Direktur Olahraga Usyk, menegaskan bahwa juara tetap akan mempertahankan sabuk Ring Magazine. Ini menunjukkan bahwa keputusan Usyk tidak sepenuhnya akhir, tetapi juga mencerminkan strategi untuk memperkuat posisi dirinya dalam olahraga ini. Penggemar tinju memang terkejut, tetapi juga antusias karena ini bisa menjadi pertarungan pamungkas yang berkesan.

Usyk juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi tinju yang mendukung kariernya. Ia menyatakan bahwa keputusan ini adalah hasil dari perjalanan panjang yang penuh tantangan. “Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak. Saya menghormati semua badan pengurus, dan menyatakan bahwa masih ada banyak hal yang akan terjadi di masa depan,” ujarnya.

What Happened During: Keputusan Usyk untuk melepaskan sabuk juara dunia menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Banyak orang menganggap ini sebagai tanda bahwa Usyk ingin menutup karier dengan pertarungan yang memperkuat kejayaannya. Sementara itu, para penggemar juga berharap ia tetap aktif dalam olahraga ini, meski dalam bentuk yang berbeda. Pertandingan terakhirnya di ring akan menjadi momen yang sangat bersejarah bagi fans.

Usyk dikenal sebagai salah satu petinju terbaik di kelas berat, dengan rekor 24-0 dan gelar yang diperebutkan oleh banyak kontestan. Dengan melepaskan sabuk, ia membuka peluang bagi petinju seperti Derek Chisora dan Deontay Wilder untuk mengambil tempatnya. Namun, ia juga memastikan bahwa pertarungan terakhirnya akan menjadi yang terbaik. “What Happened During ini adalah kesempatan terakhir saya untuk menjuarai pertarungan besar,” tambah Usyk dalam wawancara eksklusif.

Ikut berdiskusi